Penggandengan Antara Zina, Kufur & Membunuh Jiwa

Dalam hadits di atas Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam menyebutkan hal yang paling banyak terjadi secara berurutan. Perbuatan zina itu lebih sering terjadi dibanding dengan pembunuhan, dan pembunuhan lebih sering terjadi dibanding dengan riddah (keluar dari Islam). Dan kerusakan yang ditimbulkan oleh zina sungguh bertolak belakang dengan kemaslahatan  dalam kehidupan. Sebab, bila seorang wanita telah melakukan zina berarti ia telah membuat aib keluarga, suami dan kerabatnya serta mencoreng wajah mereka di hadapan orang-orang. Bila dia sampai hamil kemudian membunuh anaknya, berarti dia telah menggabungkan perbuatan zina dengan pembunuhan, dan jika setelah hamil ia tetap dengan suaminya, berarti dia telah memasukkan pada keluarga si suami dan keluarga si wanita sendiri orang lain yang bukan bagian dari keluarga.
(lebih…)

Iklan

Terapi Penghilang Bara Duka

Musibah, apapun bentuknya, selalu menggoreskan duka. Tangisan, keluh kesah bahkan umpatan dan kemarahan seolah-olah menjadi hal yang lumrah dilakukan sebagai ungkapan penolakan terhadap keadaan yang tak diinginkan ini. Tapi, apakah hal tersebut dibenarkan dalam tuntunan Islam yang Mulia ini? Jawabannya Tidak. Seorang Muslim ketika ditimpa musibah haruslah mengendalikan hati dan jiwanya agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan baik di dunia maupun di akhirat. Namun untuk mewujudkan itu semua tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, sehingga diperlukan latihan dan terapi untuk mencapai itu semua. (lebih…)

Kerusakan dan Bencana di Muka Bumi Serta Solusinya

Bentuk kerusakan di muka bumi tidak hanya berupa kekeringan dan gempa akan tetapi lebih dalam dari itu, hakikat kerusakan bencana adalah ketika hak Allah terhadap hamba tidak terealisir, Manusia menyimpang dari fitrah dan tauhid, hukum Allah sekedar lembaran yang disimpan rapi di dalam lemari. Itulah hakikat kerusakan dan bencana, karena jika sebaliknya yang terjadi, maka yang ada adalah rasa aman dan damai dengan kehidupan yang Islami. (lebih…)

Kepahitan Dunia adalah Kemanisan Akhirat

Kepalsuan-kepalsuan akan keindahan dunia memaksakan sebagian besar manusia di masa ini saling berpacu dalam mencapai kesuksesan dunia, sehingga sebagian besar manusia tidak enggan menabrak sendi-sendi keimanan dan ke-Tauhid-an. Mulai dari mencari rezeki sampai dengan memanfaatkan rezeki yang sesungguhnya adalah pinjaman dari Allah Ta’ala. Tidak jarang diantara manusia tersebut adalah dari kalangan yang telah memiliki dasar agama bahkan telah pernah menjadi aktifis da’wah ataupun da’i. Namun godaan dan fitnah dunia memang sangatlah berat sehingga tidak sedikit yang terjerumus akibat kekhilafan yang mereka lakukan baik disengaja maupun tidak disengaja.
(lebih…)

Menghadapi Musibah Demi Musibah

Musibah atau bencana sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Satu musibah mengiringi musibah lainnya. Ia ibarat sapuan-sapuan kuas warna-warni yang mengisi lukisan kehidupan kita. Musibah atau bencana tersebut bisa merupakan ujian/cobaan, peringatan ataupun hukuman kepada kita sebagaimana yang pernah terjadi pada kehidupan manusia sebelumnya. Kalau kita melihat ke kanan, ke kiri, atau bahkan kepada diri kita, warna-warni musibah itu terlihat nyata, berpadu dalam rangkaian episode kehidupan. (lebih…)

Berhati-hatilah…. Sanjungan Siap Menghanyutkan Hati Antum

Membebaskan diri dari segala cela dan menghindar dari tipu daya setan adalah fase yang sangat menentukan dalam membentuk pribadi yang luhur dan terbina. Terutama bagi yang mencanangkan dirinya berada di jalur dakwah menuju Dienullah. Fase tersebut ibarat gerbang yang harus dilewati menuju pembentukan diri. Yakni membebaskan diri dari segala cela yang merupakan gerbang menuju pribadi mulia, yang akan membentuk akhlak dan tutur kata yang luhur.
(lebih…)

Waspadalah terhadap Penyakit Futur

Futur adalah penyakit yang bisa menyerang siapa saja. Hakikat futur adalah dehidrasi iman dan amal, yaitu virus yang menyerang motivasi seseorang sehingga menyebabkan turunnya kualitas atau melemahnya frekuensi iman dan amal. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga telah mengisyaratkan bahwa setiap amalan sangat rentan terserang penyakit futur, diantara adalah sabda beliau: (lebih…)

Pikiran Yang Melintas Di Benak (Al-Khatharat)

Dari sinilah lahirnya keinginan (untuk melakukan sesuatu) yang akhirnya berubah menjadi tekad yang bulat. Maka, barangsiapa yang mampu mengendalikan pikiran-pikiran yang melintas di benaknya, niscaya dia akan mampu mengendalikan diri dan menundukkan nafsunya. Namun, orang yang tidak bisa me- ngendalikan pikiran-pikirannya, maka hawa nafsunyalah yang berbalik menguasainya. Dan barangsiapa yang menganggap remeh pikiran-pikiran yang melintas di benaknya, maka tanpa dia inginkan, akan terseret pada kebinasaan. (lebih…)

Eksploitasi Kaum Wanita Termasuk Maksiat – Dosa

Termasuk dalam deretan fitnah zaman sekarang adalah eksploitasi kaum wanita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengabarkan bahwa wanita itu adalah salah satu fitnah yang terbesar. Beliau bersabda: “Berhati-hatilah dari godaan dunia dan waspadai-lah rayuan kaum wanita, sebab fitnah pertama kali yang menimpa bani Israil adalah fitnah wanita.” (HR. Muslim)
(lebih…)

Menenggak Minuman Keras & Merokok Termasuk Maksiat

Meminum minuman keras termasuk fitnah (kemungkaran) besar yang banyak menimpa para pemuda Islam sekarang ini. Tidak hanya sebatas menenggaknya saja, bahkan mereka juga mengajak orang lain kepada kemungkaran yang besar ini. Setiap orang yang kecanduan minuman keras, pasti mengajak orang lain untuk mencicipinya. Sebab ia sudah terlanjur sayang dan suka serta menggandrunginya, karena itulah ia ingin agar semakin banyak orang yang mengikuti dan mem-bantunya. Sehingga tidak ada orang yang mencegahnya.
(lebih…)