Mesir Kirim Senjata untuk Abbas Via Israel

Sebagaimana disampaikan oleh pejabat pertahanan Israel, Kamis (28/12), Zionis-Israel menyetujui pengiriman 2.000 pucuk senjata api, 20.000 amunisi dan 2 juta peluru, sejak Rabu (27/12).

Pejabat yang menolak mengungkap identitasnya karena baik Israel, Palestina maupun Mesir belum memberikan konfirmasi resmi soal pengiriman bantuan persenjataan tersebut.

Menurut suratkabar Israel Haaretz, Olmert dan Abbas telah menyepakati detail pengiriman persenjataan tersebut pada pertemuan pertama mereka di Yerusalem, akhir pekan lalu. Sedangkan juru bicara Abbas, Saeb Erekat, menolak untuk berkomentar terkait deal pengiriman senjata tersebut.

Demikian halnya dengan juru bicara Olmert, Miri Eisin dan Menteri Pertahanan Israel juga memilih bungkam. Namun, salah satu menteri Israel Binyamin ben-Eliezer terlihat mengkonfirmasi hal tersebut.

Abbas, saat ini terjepit dalam sebuah pertarungan perebutan kekuasaan dengan militan Hamas yang menguasai parlemen dan mengusung semangat anti-Israel. Sudah sejak lama, Abbas mencari dukungan untuk memperkuat persenjataan pasukan yang berada di bawah kendalinya.

Sedangkan Israel, awalnya ragu-ragu untuk mengabulkan permintaan tambahan persenjataan di Palestina, karena khawatir senjata-senjata itu akan digunakan untuk melawan Israel juga nantinya.

Namun, belakangan dialog yang menghangat antara Abbas dan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert serta keinginan Israel untuk melihat kemenangan Abbas melawan Hamas, akhirnya Israel setuju untuk membantu Abbas.

Korban Palestina

Kelompok hak asasi manusia (HAM) B’Tselem, Jumat (29/12) kemarin mencatat aksi Israel sejak mereka menduduki Tepi Barat dan Jalur Gaza selama tahun 2006. Dalam laporan tersebut, tercatat sedikitnya 322 warga Palestina tewas, meskipun mereka tidak terlibat dalam aksi kekerasan.

Sebaliknya, milisi Palestina telah menewaskan 17 warga sipil Israel di Tepi Barat dan wilayah Israel selama tahun 2006, termasuk di dalamnya enam personel keamanan Israel. Bagi Israel, angka tersebut merupakan catatan kematian akibat konflik terendah dalam setahun, sejak ketegangan meningkat di Tepi Barat dan Gaza September 2000 lalu.

Sejak dimulainya aksi Intifadhah Al-Aqsha tahun 2000, lebih dari 5.220 anak Palestina ditangkap dan ditawan di penjara penjara Israel. Mereka disekap dan melewati tahapan interogasi oleh Israel. Sementara pada tahun 2005, lebih dari 226 anak-anak Palestina ditangkap dan dipenjara. Hingga kini, masih ada 348 anak-anak Palestina yang mendekam di penjara Israel. [ap/ind/iol/cha]

Published in: on Desember 30, 2006 at 10:29 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://tsaqofah.wordpress.com/2006/12/30/mesir-kirim-senjata-untuk-abbas-via-israel/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: